Tanjungpinang – Dalam nuansa khidmat dan kebanggaan daerah, DPRD Provinsi Kepulauan Riau menggelar Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-23 Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (24/09/2025), bertempat di Ruang Sidang Utama Balairung Raja Khalid Hitam, Pulau Dompak, Tanjungpinang.
Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kepri, H. Iman Sutiawan, turut dihadiri oleh Gubernur H. Ansar Ahmad, SE, MM, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, SE, M.Si, jajaran Forkopimda, tokoh-tokoh Kepri, serta tokoh sentral pembentukan Provinsi Kepri, H. Huzrin Hood.
Rangkaian acara berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan semangat kebangsaan. Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, suasana ruang paripurna dipenuhi semangat nasionalisme. Acara kemudian dilanjutkan dengan tari persembahan, sebagai bentuk penghormatan kepada tamu undangan dan simbol budaya Melayu yang kental di bumi Kepri.
Momen spiritual turut mewarnai prosesi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori internasional, Duduy Sadullah, S.Pd, yang pernah meraih peringkat kedua terbaik dunia pada 2013. Suaranya yang merdu dan penuh penghayatan membuat seluruh hadirin terdiam dalam kekhusyukan.
Tak kalah menarik, hadirin juga disuguhkan penayangan video kilas balik sejarah perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau, yang menyentuh sisi emosional dan menggugah semangat persatuan. Tayangan ini menjadi pengingat atas gigihnya perjuangan tokoh-tokoh daerah dalam mewujudkan pemekaran wilayah hingga terbentuknya Kepri sebagai provinsi tersendiri pada tahun 2002.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang yang telah dilalui oleh Provinsi Kepulauan Riau.
“Hari ini adalah tanggal yang bersejarah. Kita mengenang kembali perjuangan para tokoh daerah, termasuk Bapak Huzrin Hood, yang tanpa lelah mendorong lahirnya Provinsi Kepulauan Riau. Inilah saatnya kita bersatu, menjaga semangat itu agar Kepri semakin maju,” ujarnya dengan penuh semangat.
Iman juga menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menjaga stabilitas dan keberlangsungan pembangunan daerah.
“Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada semua pihak yang telah menjaga kondusifitas daerah. Dengan kebersamaan dan sinergi, roda pembangunan dapat terus berjalan demi mewujudkan Kepri yang lebih sejahtera,” lanjutnya.
Tak hanya itu, Iman menegaskan bahwa fungsi DPRD bukan hanya sekadar legislasi, namun juga pengawasan yang kuat dan konstruktif terhadap jalannya pemerintahan.
“Kami berkomitmen memastikan bahwa setiap kebijakan dan program pembangunan betul-betul menjawab kebutuhan rakyat dan membawa manfaat nyata,” pungkasnya.
Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan bahwa Kepri tengah berada dalam jalur pertumbuhan yang positif. Dengan capaian investasi mencapai Rp47 triliun, penurunan angka pengangguran, serta meningkatnya kualitas infrastruktur dan layanan publik, Kepri dinilai siap menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
“Kepri memiliki prospek jangka panjang yang menjanjikan. Kita harus menjaga momentum ini agar hasil pembangunan dirasakan merata oleh seluruh masyarakat,” ujar Ansar.
Peringatan Hari Jadi Provinsi Kepri ke-23 bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi juga menjadi pemacu semangat untuk melangkah lebih jauh.
“Hari ini bukan hanya perayaan, tapi refleksi. Mari kita jadikan usia ke-23 ini sebagai titik tolak untuk memperkuat komitmen bersama membangun Kepri yang maju, makmur, dan merata,” tutup Iman Sutiawan.
Dengan rangkaian acara yang menyentuh hati dan pesan-pesan kebangsaan yang kuat, Paripurna Istimewa ini menjadi simbol kesatuan dan cita-cita luhur masyarakat Kepulauan Riau untuk terus melangkah maju sebagai provinsi maritim yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.